Saola

№ 24 dari 100

KritisMamalia · Sapi liar

Saola

Pseudoryx nghetinhensis

'Unikorn Asia', ditemukan pada tahun 1992 dan terakhir difoto pada tahun 2013, mungkin merupakan hewan besar paling langka di Bumi.

Perkiraan tersisa Tidak diketahui — dikhawatirkan di bawah 100 Menurun
Sebaran
VietnamLaos
Kawasan
Asia
Habitat
Hutan hijau abadi yang lembap di Pegunungan Annamite

Kisahnya

Saola begitu sulit ditemukan hingga tak seorang ahli biologi pun pernah melihatnya di alam liar; segala yang diketahui berasal dari warga desa, jepretan foto, dan kamera jebak. Tim di Vietnam dan Laos telah menyingkirkan ratusan ribu jerat dari Pegunungan Annamite dan menggunakan eDNA untuk menemukan yang selamat demi program pembiakan konservasi kesempatan terakhir.

Apa yang membunuh mereka

  • Penjeratan kawat berskala industri
  • Fragmentasi habitat
  • Belum pernah berkembang biak di penangkaran

Siapa yang memperjuangkan mereka

Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.

Jawaban singkat

Berapa banyak Saola yang tersisa di dunia?

Sekitar Tidak diketahui — dikhawatirkan di bawah 100. Saola (Pseudoryx nghetinhensis) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.

Di mana Saola hidup?

Saola ditemukan di Vietnam, Laos (Asia). Habitatnya: Hutan hijau abadi yang lembap di Pegunungan Annamite.

Mengapa Saola terancam punah?

Ancaman utama bagi Saola adalah: Penjeratan kawat berskala industri; Fragmentasi habitat; Belum pernah berkembang biak di penangkaran.

Siapa yang berupaya menyelamatkan Saola?

Organisasi yang bekerja dalam konservasi Saola antara lain World Wide Fund for Nature; Re:wild — Global Wildlife Conservation; International Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission.