Badak jawa

№ 20 dari 100

KritisMamalia · Badak

Badak jawa

Rhinoceros sondaicus

Setiap badak jawa di Bumi hidup di satu taman nasional di ujung Jawa, dalam jarak pandang sebuah gunung berapi aktif.

Perkiraan tersisa ~76 Menurun
Sebaran
Indonesia
Kawasan
Asia
Habitat
Hutan hujan dataran rendah Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa bagian barat — satu-satunya rumahnya

Kisahnya

Dahulu menjelajah dari India hingga Jawa, badak jawa kini hanya bertahan di Ujung Kulon, tempat seluruh spesies dapat hilang oleh satu tsunami, letusan, atau kelompok pemburu — risiko yang menjadi nyata dengan penangkapan pemburu pada tahun 2024. Rencana membangun populasi kedua di tempat lain di Indonesia telah menjadi polis asuransi terpenting bagi spesies ini.

Apa yang membunuh mereka

  • Perburuan (kehilangan yang dipastikan 2019–2023)
  • Risiko lokasi tunggal: tsunami dan letusan gunung berapi
  • Palem arenga invasif yang mencekik tumbuhan pakan

Siapa yang memperjuangkan mereka

Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.

Jawaban singkat

Berapa banyak Badak jawa yang tersisa di dunia?

Sekitar ~76. Badak jawa (Rhinoceros sondaicus) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.

Di mana Badak jawa hidup?

Badak jawa ditemukan di Indonesia (Asia). Habitatnya: Hutan hujan dataran rendah Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa bagian barat — satu-satunya rumahnya.

Mengapa Badak jawa terancam punah?

Ancaman utama bagi Badak jawa adalah: Perburuan (kehilangan yang dipastikan 2019–2023); Risiko lokasi tunggal: tsunami dan letusan gunung berapi; Palem arenga invasif yang mencekik tumbuhan pakan.

Siapa yang berupaya menyelamatkan Badak jawa?

Organisasi yang bekerja dalam konservasi Badak jawa antara lain International Rhino Foundation; World Wide Fund for Nature; Save the Rhino International.