№ 74 dari 100
Buaya Kuba
Crocodylus rhombifer
'Buaya mutiara' — bercorak mencolok, terkenal atletis, mampu melompat dari air — bertahan di dua rawa Kuba.
- Sebaran
- Kuba
- Kawasan
- Karibia
- Habitat
- Rawa Zapata dan Rawa Lanier — wilayah jelajah tersempit dari semua buaya
Kisahnya
Buaya endemik Kuba kehilangan jati diri sekaligus habitatnya: perkawinan silang yang meluas dengan buaya Amerika mengencerkan populasi murni. Peternakan penangkaran Zapata mempertahankan galur darah yang telah diskrining secara genetik sementara para penjaga memerangi perdagangan daging liar.
Apa yang membunuh mereka
- Hibridisasi dengan buaya Amerika
- Perburuan ilegal untuk daging
- Kenaikan permukaan laut yang masuk ke rawa air tawar
- Wilayah jelajah yang sangat kecil
Siapa yang memperjuangkan mereka
WCSWildlife Conservation Society
IUCN Red ListInternational Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission
Turtle Survival AllianceTurtle Survival Alliance
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Buaya Kuba yang tersisa di dunia?
Sekitar ~2.400. Buaya Kuba (Crocodylus rhombifer) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Buaya Kuba hidup?
Buaya Kuba ditemukan di Kuba (Karibia). Habitatnya: Rawa Zapata dan Rawa Lanier — wilayah jelajah tersempit dari semua buaya.
Mengapa Buaya Kuba terancam punah?
Ancaman utama bagi Buaya Kuba adalah: Hibridisasi dengan buaya Amerika; Perburuan ilegal untuk daging; Kenaikan permukaan laut yang masuk ke rawa air tawar; Wilayah jelajah yang sangat kecil.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Buaya Kuba?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Buaya Kuba antara lain Wildlife Conservation Society; International Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission; Turtle Survival Alliance.