№ 73 dari 100
Axolotl
Ambystoma mexicanum
Jutaan ekor hidup di laboratorium dan akuarium — namun axolotl nyaris lenyap dari satu-satunya sistem danau yang menjadi rumahnya.
- Sebaran
- Meksiko
- Kawasan
- Amerika Utara
- Habitat
- Kanal dan lahan basah Danau Xochimilco, Kota Meksiko
Kisahnya
Suku Aztek mengenal axolotl sebagai penjelmaan dewa Xolotl; sains mengenal mereka sebagai ahli regenerasi, mampu menumbuhkan kembali anggota tubuh dan bagian otaknya. Di kanal-kanal terakhir Xochimilco, para konservasionis bekerja sama dengan petani chinampa untuk membangun tempat perlindungan bebas pestisida yang disaring oleh tanaman air.
Apa yang membunuh mereka
- Pencemaran perkotaan pada kanal yang tersisa
- Ikan tilapia dan karper invasif
- Penyedotan air untuk kota
- Penyakit
Siapa yang memperjuangkan mereka
Amphibian ArkAmphibian Ark
IUCN Red ListInternational Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission
ZSL EDGEZoological Society of London — EDGE of Existence
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Axolotl yang tersisa di dunia?
Sekitar ~50–1.000 di alam liar. Axolotl (Ambystoma mexicanum) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Axolotl hidup?
Axolotl ditemukan di Meksiko (Amerika Utara). Habitatnya: Kanal dan lahan basah Danau Xochimilco, Kota Meksiko.
Mengapa Axolotl terancam punah?
Ancaman utama bagi Axolotl adalah: Pencemaran perkotaan pada kanal yang tersisa; Ikan tilapia dan karper invasif; Penyedotan air untuk kota; Penyakit.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Axolotl?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Axolotl antara lain Amphibian Ark; International Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission; Zoological Society of London — EDGE of Existence.