№ 80 dari 100
Penyu Lekang Kemp
Lepidochelys kempii
Penyu laut terkecil dan paling terancam punah di dunia menyerbu ke pantai pada siang hari dalam peristiwa bertelur massal yang disebut 'arribada' — pernah mencapai 40.000 ekor dalam satu hari.
- Sebaran
- MeksikoAmerika Serikat
- Kawasan
- Amerika Utara
- Habitat
- Perairan Teluk Meksiko; bersarang hampir seluruhnya di satu pantai Meksiko, Rancho Nuevo
Kisahnya
Sebuah film tahun 1947 memperlihatkan sekitar 40.000 penyu lekang Kemp bertelur di Rancho Nuevo dalam satu hari; pada tahun 1985 kurang dari 250 betina bertelur sepanjang tahun. Lima puluh tahun perlindungan pantai dua negara dan alat pengusir penyu pada pukat membangun kembali jumlah penyu bertelur hingga ribuan — pemulihan yang terhenti setelah tumpahan minyak Deepwater Horizon.
Apa yang membunuh mereka
- Tangkapan sampingan pukat udang
- Tumpahan minyak di habitat inti
- Peristiwa pingsan akibat suhu dingin
- Satu-satunya pantai bersarang utama
Siapa yang memperjuangkan mereka
NOAA FisheriesNOAA Fisheries — Protected Resources
U.S. Fish & WildlifeUnited States Fish & Wildlife Service
WWFWorld Wide Fund for Nature
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Penyu Lekang Kemp yang tersisa di dunia?
Sekitar ~7.000–9.000 betina bertelur. Penyu Lekang Kemp (Lepidochelys kempii) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya stabil. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Penyu Lekang Kemp hidup?
Penyu Lekang Kemp ditemukan di Meksiko, Amerika Serikat (Amerika Utara). Habitatnya: Perairan Teluk Meksiko; bersarang hampir seluruhnya di satu pantai Meksiko, Rancho Nuevo.
Mengapa Penyu Lekang Kemp terancam punah?
Ancaman utama bagi Penyu Lekang Kemp adalah: Tangkapan sampingan pukat udang; Tumpahan minyak di habitat inti; Peristiwa pingsan akibat suhu dingin; Satu-satunya pantai bersarang utama.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Penyu Lekang Kemp?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Penyu Lekang Kemp antara lain NOAA Fisheries — Protected Resources; United States Fish & Wildlife Service; World Wide Fund for Nature.