Buaya Orinoco

№ 70 dari 100

KritisReptil · Buaya

Buaya Orinoco

Crocodylus intermedius

Predator terbesar di Amerika Selatan — hingga enam meter — dikuliti jutaan ekor untuk tas tangan; tersisa beberapa ratus induk.

Perkiraan tersisa ~250–1.500 di alam liar Menurun
Sebaran
KolombiaVenezuela
Kawasan
Amerika Selatan
Habitat
Sungai dan laguna musiman di dataran llanos lembah Orinoco

Kisahnya

Antara tahun 1920-an dan 1960-an, penyamakan kulit komersial menguras buaya Orinoco dari dataran llanos. Peternakan di Venezuela dan stasiun penangkaran di Kolombia telah melepaskan ribuan anakan yang diasuh, tetapi pemulihannya terhambat oleh pemanenan telur yang berlanjut dan ketidakstabilan kawasan.

Apa yang membunuh mereka

  • Perburuan kulit di masa lalu (jutaan dibunuh)
  • Pengumpulan telur dan perburuan daging
  • Perubahan habitat
  • Ketidakstabilan politik yang membatasi perlindungan

Siapa yang memperjuangkan mereka

Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.

Jawaban singkat

Berapa banyak Buaya Orinoco yang tersisa di dunia?

Sekitar ~250–1.500 di alam liar. Buaya Orinoco (Crocodylus intermedius) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.

Di mana Buaya Orinoco hidup?

Buaya Orinoco ditemukan di Kolombia, Venezuela (Amerika Selatan). Habitatnya: Sungai dan laguna musiman di dataran llanos lembah Orinoco.

Mengapa Buaya Orinoco terancam punah?

Ancaman utama bagi Buaya Orinoco adalah: Perburuan kulit di masa lalu (jutaan dibunuh); Pengumpulan telur dan perburuan daging; Perubahan habitat; Ketidakstabilan politik yang membatasi perlindungan.

Siapa yang berupaya menyelamatkan Buaya Orinoco?

Organisasi yang bekerja dalam konservasi Buaya Orinoco antara lain Wildlife Conservation Society; Turtle Survival Alliance; International Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission.