Bayan Tenggorokan-biru

№ 49 dari 100

KritisBurung · Burung beo

Bayan Tenggorokan-biru

Ara glaucogularis

Bayan bertenggorokan pirus yang ditemukan kembali pada 1992 ini kini kembali ke sabana Bolivia, tempat bulunya dahulu menghiasi hiasan kepala festival.

Perkiraan tersisa ~350–450 Pulih
Sebaran
Bolivia
Kawasan
Amerika Selatan
Habitat
Sabana berpulau palem di Llanos de Moxos, Beni

Kisahnya

Penjeratan untuk perdagangan hewan peliharaan nyaris memusnahkan bayan tenggorokan-biru bahkan sebelum rumah liarnya dikenal sains. Program kotak-sarang di seluruh peternakan Beni meloloskan puluhan anak setiap tahun, dan masyarakat adat kini membuat hiasan kepala festival dari serat sintetis alih-alih bulu bayan.

Apa yang membunuh mereka

  • Penjeratan untuk perdagangan hewan peliharaan di masa lalu
  • Hilangnya rumpun palem motacú akibat peternakan sapi
  • Kelangkaan lokasi bersarang

Siapa yang memperjuangkan mereka

Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.

Jawaban singkat

Berapa banyak Bayan Tenggorokan-biru yang tersisa di dunia?

Sekitar ~350–450. Bayan Tenggorokan-biru (Ara glaucogularis) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya pulih. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.

Di mana Bayan Tenggorokan-biru hidup?

Bayan Tenggorokan-biru ditemukan di Bolivia (Amerika Selatan). Habitatnya: Sabana berpulau palem di Llanos de Moxos, Beni.

Mengapa Bayan Tenggorokan-biru terancam punah?

Ancaman utama bagi Bayan Tenggorokan-biru adalah: Penjeratan untuk perdagangan hewan peliharaan di masa lalu; Hilangnya rumpun palem motacú akibat peternakan sapi; Kelangkaan lokasi bersarang.

Siapa yang berupaya menyelamatkan Bayan Tenggorokan-biru?

Organisasi yang bekerja dalam konservasi Bayan Tenggorokan-biru antara lain BirdLife International; Re:wild — Global Wildlife Conservation; Association of Zoos & Aquariums — SAFE Program.