№ 53 dari 100
Jalak Bali
Leucopsar rothschildi
Lambang putih salju Bali nyaris dicuri hingga punah untuk dijadikan burung sangkar — pada titik terendahnya, hanya tersisa enam burung liar.
- Sebaran
- Indonesia
- Kawasan
- Asia
- Habitat
- Hutan musim dan sabana Taman Nasional Bali Barat
Kisahnya
Begitu indahnya hingga menjadi simbol status, jalak Bali diburu hingga lenyap dari taman nasionalnya sendiri. Sebuah skema baru yang melisensikan penangkar desa untuk memelihara dan menjual jalak hasil penangkaran berhasil melemahkan pasar gelap, dan kawanan liar di sekitar Bali Barat telah pulih kembali hingga ratusan ekor.
Apa yang membunuh mereka
- Penangkapan untuk perdagangan burung kicau
- Wilayah jelajah yang sangat sempit
- Populasi historis hanya 6 burung liar (2001)
Siapa yang memperjuangkan mereka
BirdLife InternationalBirdLife International
AZA SAFEAssociation of Zoos & Aquariums — SAFE Program
TRAFFICTRAFFIC — Wildlife Trade Monitoring Network
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Jalak Bali yang tersisa di dunia?
Sekitar ~400–500 di alam liar. Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya pulih. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Jalak Bali hidup?
Jalak Bali ditemukan di Indonesia (Asia). Habitatnya: Hutan musim dan sabana Taman Nasional Bali Barat.
Mengapa Jalak Bali terancam punah?
Ancaman utama bagi Jalak Bali adalah: Penangkapan untuk perdagangan burung kicau; Wilayah jelajah yang sangat sempit; Populasi historis hanya 6 burung liar (2001).
Siapa yang berupaya menyelamatkan Jalak Bali?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Jalak Bali antara lain BirdLife International; Association of Zoos & Aquariums — SAFE Program; TRAFFIC — Wildlife Trade Monitoring Network.