Kedidi Paruh-sendok

№ 50 dari 100

KritisBurung · Burung pantai

Kedidi Paruh-sendok

Calidris pygmaea

Burung pantai seukuran burung gereja dengan paruh menyerupai sodet ini terbang 8.000 km setiap tahun melalui garis pantai paling terancam di Bumi.

Perkiraan tersisa ~490 dewasa Menurun
Sebaran
RusiaTiongkokBangladeshMyanmar
Kawasan
Asia
Habitat
Berkembang biak di tundra Chukotka; bermigrasi 8.000 km menyusuri pesisir Asia Timur

Kisahnya

Jalur terbang kedidi paruh-sendok merangkai Laut Kuning, tempat sebagian besar hamparan lumpur pasang surut telah dikuasai beton. Pembesaran dini di tundra Rusia, kesepakatan desa bebas-perburuan di Myanmar, dan perlindungan lahan basah pesisir baru di Tiongkok semuanya menopang kerlip harapan yang rapuh.

Apa yang membunuh mereka

  • Reklamasi hamparan lumpur pasang surut Laut Kuning
  • Perburuan dan penjeratan di kawasan musim dingin
  • Perubahan iklim di kawasan berkembang biak Arktik

Siapa yang memperjuangkan mereka

Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.

Jawaban singkat

Berapa banyak Kedidi Paruh-sendok yang tersisa di dunia?

Sekitar ~490 dewasa. Kedidi Paruh-sendok (Calidris pygmaea) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.

Di mana Kedidi Paruh-sendok hidup?

Kedidi Paruh-sendok ditemukan di Rusia, Tiongkok, Bangladesh, Myanmar (Asia). Habitatnya: Berkembang biak di tundra Chukotka; bermigrasi 8.000 km menyusuri pesisir Asia Timur.

Mengapa Kedidi Paruh-sendok terancam punah?

Ancaman utama bagi Kedidi Paruh-sendok adalah: Reklamasi hamparan lumpur pasang surut Laut Kuning; Perburuan dan penjeratan di kawasan musim dingin; Perubahan iklim di kawasan berkembang biak Arktik.

Siapa yang berupaya menyelamatkan Kedidi Paruh-sendok?

Organisasi yang bekerja dalam konservasi Kedidi Paruh-sendok antara lain BirdLife International; Zoological Society of London — EDGE of Existence; Wildlife Conservation Society.