Orangutan Sumatra

№ 82 dari 100

KritisMamalia · Kera besar

Orangutan Sumatra

Pongo abelii

Kera merah Sumatra bertahan hampir seluruhnya di satu ekosistem — Leuser — tempat terakhir di Bumi di mana orangutan, harimau, badak, dan gajah berbagi satu hutan.

Perkiraan tersisa ~13.800 Menurun
Sebaran
Indonesia
Kawasan
Asia
Habitat
Hutan hujan tropis Ekosistem Leuser, Sumatra bagian utara

Kisahnya

Lebih arboreal dan sosial daripada kerabatnya di Kalimantan, orangutan Sumatra jarang turun dari tajuk pohon. Nasib mereka terikat pada Ekosistem Leuser, hutan seluas Belgia yang tertekan tanpa henti oleh kelapa sawit dan pembangunan jalan; pusat penyelamatan merehabilitasi satwa sitaan untuk dikembalikan ke hutan yang dilindungi.

Apa yang membunuh mereka

  • Konversi hutan menjadi kelapa sawit
  • Jalan yang membelah Ekosistem Leuser
  • Perdagangan satwa peliharaan ilegal
  • Kebakaran

Siapa yang memperjuangkan mereka

Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.

Jawaban singkat

Berapa banyak Orangutan Sumatra yang tersisa di dunia?

Sekitar ~13.800. Orangutan Sumatra (Pongo abelii) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.

Di mana Orangutan Sumatra hidup?

Orangutan Sumatra ditemukan di Indonesia (Asia). Habitatnya: Hutan hujan tropis Ekosistem Leuser, Sumatra bagian utara.

Mengapa Orangutan Sumatra terancam punah?

Ancaman utama bagi Orangutan Sumatra adalah: Konversi hutan menjadi kelapa sawit; Jalan yang membelah Ekosistem Leuser; Perdagangan satwa peliharaan ilegal; Kebakaran.

Siapa yang berupaya menyelamatkan Orangutan Sumatra?

Organisasi yang bekerja dalam konservasi Orangutan Sumatra antara lain World Wide Fund for Nature; Fauna & Flora International; Re:wild — Global Wildlife Conservation.