№ 79 dari 100
Gorila Grauer
Gorilla beringei graueri
Gorila terbesar di dunia kehilangan 60% populasinya dalam satu generasi di tengah konflik Kongo timur.
- Sebaran
- RD Kongo
- Kawasan
- Afrika
- Habitat
- Hutan hujan dataran rendah dan ketinggian menengah di Republik Demokratik Kongo timur
Kisahnya
Gorila Grauer hidup di tengah salah satu konflik terpanjang di dunia, tempat pertambangan rakyat untuk mineral yang digunakan dalam elektronik menarik para pemburu jauh ke dalam hutan. Cagar alam komunitas yang dikelola oleh pemilik tanah adat kini melindungi lebih banyak habitat Grauer daripada taman nasional itu sendiri.
Apa yang membunuh mereka
- Perburuan daging satwa di sekitar kamp tambang
- Konflik bersenjata di inti wilayah jelajah
- Pembabatan habitat
- Penyakit
Siapa yang memperjuangkan mereka
Dian Fossey Gorilla FundDian Fossey Gorilla Fund International
WCSWildlife Conservation Society
Fauna & FloraFauna & Flora International
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Gorila Grauer yang tersisa di dunia?
Sekitar ~6.800. Gorila Grauer (Gorilla beringei graueri) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Gorila Grauer hidup?
Gorila Grauer ditemukan di RD Kongo (Afrika). Habitatnya: Hutan hujan dataran rendah dan ketinggian menengah di Republik Demokratik Kongo timur.
Mengapa Gorila Grauer terancam punah?
Ancaman utama bagi Gorila Grauer adalah: Perburuan daging satwa di sekitar kamp tambang; Konflik bersenjata di inti wilayah jelajah; Pembabatan habitat; Penyakit.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Gorila Grauer?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Gorila Grauer antara lain Dian Fossey Gorilla Fund International; Wildlife Conservation Society; Fauna & Flora International.