Orangutan Kalimantan

№ 84 dari 100

KritisMamalia · Kera besar

Orangutan Kalimantan

Pongo pygmaeus

Lebih dari 100.000 ekor bertahan, namun Kalimantan kehilangan setengah orangutannya dalam 16 tahun — angka semata tidak berarti aman.

Perkiraan tersisa ~104.000 Menurun
Sebaran
IndonesiaMalaysia
Kawasan
Asia
Habitat
Hutan hujan dataran rendah dan hutan rawa gambut Kalimantan

Kisahnya

Orangutan Kalimantan menunjukkan betapa cepatnya bahkan populasi besar dapat anjlok: diperkirakan 148.000 ekor hilang antara tahun 1999 dan 2015. Pusat rehabilitasi merawat ratusan anak yatim, tetapi masa depan spesies ini bergantung pada apakah sisa hutan Kalimantan tetap berdiri.

Apa yang membunuh mereka

  • Penggundulan hutan untuk kelapa sawit, bubur kertas, dan pertambangan
  • Kebakaran di lahan gambut yang dikeringkan
  • Pembunuhan saat konflik dengan tanaman pertanian
  • Perdagangan satwa peliharaan

Siapa yang memperjuangkan mereka

Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.

Jawaban singkat

Berapa banyak Orangutan Kalimantan yang tersisa di dunia?

Sekitar ~104.000. Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.

Di mana Orangutan Kalimantan hidup?

Orangutan Kalimantan ditemukan di Indonesia, Malaysia (Asia). Habitatnya: Hutan hujan dataran rendah dan hutan rawa gambut Kalimantan.

Mengapa Orangutan Kalimantan terancam punah?

Ancaman utama bagi Orangutan Kalimantan adalah: Penggundulan hutan untuk kelapa sawit, bubur kertas, dan pertambangan; Kebakaran di lahan gambut yang dikeringkan; Pembunuhan saat konflik dengan tanaman pertanian; Perdagangan satwa peliharaan.

Siapa yang berupaya menyelamatkan Orangutan Kalimantan?

Organisasi yang bekerja dalam konservasi Orangutan Kalimantan antara lain World Wide Fund for Nature; Re:wild — Global Wildlife Conservation; TRAFFIC — Wildlife Trade Monitoring Network.