№ 59 dari 100
Gharial
Gavialis gangeticus
Buaya pemakan ikan dengan moncong setipis jarum, menurun 98% dalam satu abad — jantannya menumbuhkan benjolan di hidungnya untuk bernyanyi.
- Sebaran
- IndiaNepal
- Kawasan
- Asia
- Habitat
- Sungai dalam yang beraliran deras dengan gosong pasir — Chambal, Girwa, dan Rapti-Narayani
Kisahnya
Gharial tidak pernah menyerang manusia; rahangnya yang ramping dibuat khusus untuk ikan. Suaka Nasional Chambal di India menampung sebagian besar individu dewasa yang berkembang biak di dunia, di mana penghitungan sarang tahunan, pengasuhan tukik, dan kampanye melawan penambangan pasir ilegal perlahan memulihkan spesies ini.
Apa yang membunuh mereka
- Bendungan dan bendung yang memecah sungai
- Penambangan pasir di tepian tempat bertelur
- Terjerat jaring ikan
- Pencemaran sungai
Siapa yang memperjuangkan mereka
Turtle Survival AllianceTurtle Survival Alliance
WWFWorld Wide Fund for Nature
ZSL EDGEZoological Society of London — EDGE of Existence
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Gharial yang tersisa di dunia?
Sekitar ~650 individu dewasa. Gharial (Gavialis gangeticus) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya pulih. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Gharial hidup?
Gharial ditemukan di India, Nepal (Asia). Habitatnya: Sungai dalam yang beraliran deras dengan gosong pasir — Chambal, Girwa, dan Rapti-Narayani.
Mengapa Gharial terancam punah?
Ancaman utama bagi Gharial adalah: Bendungan dan bendung yang memecah sungai; Penambangan pasir di tepian tempat bertelur; Terjerat jaring ikan; Pencemaran sungai.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Gharial?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Gharial antara lain Turtle Survival Alliance; World Wide Fund for Nature; Zoological Society of London — EDGE of Existence.