№ 57 dari 100
Iguana Jamaika
Cyclura collei
Dinyatakan punah pada 1948, hewan darat asli terbesar Jamaika ditemukan kembali oleh anjing seorang pemburu pada 1990.
- Sebaran
- Jamaika
- Kawasan
- Karibia
- Habitat
- Hutan kering tropis Perbukitan Hellshire, Jamaika selatan
Kisahnya
Penemuan kembali iguana Jamaika di Perbukitan Hellshire meluncurkan salah satu penyelamatan herpetologi terbesar: memelihara tukik di Hope Zoo hingga tumbuh besar melampaui rahang garangan telah menaikkan populasi liar dari kurang dari 50 menjadi beberapa ratus ekor, semuanya di satu petak terakhir hutan kering.
Apa yang membunuh mereka
- Garangan, kucing, dan babi invasif
- Pembakaran arang yang menghancurkan hutan kering
- Rencana pembangunan pelabuhan
Siapa yang memperjuangkan mereka
DurrellDurrell Wildlife Conservation Trust
IUCN Red ListInternational Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission
AZA SAFEAssociation of Zoos & Aquariums — SAFE Program
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Iguana Jamaika yang tersisa di dunia?
Sekitar ~500–600. Iguana Jamaika (Cyclura collei) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya pulih. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Iguana Jamaika hidup?
Iguana Jamaika ditemukan di Jamaika (Karibia). Habitatnya: Hutan kering tropis Perbukitan Hellshire, Jamaika selatan.
Mengapa Iguana Jamaika terancam punah?
Ancaman utama bagi Iguana Jamaika adalah: Garangan, kucing, dan babi invasif; Pembakaran arang yang menghancurkan hutan kering; Rencana pembangunan pelabuhan.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Iguana Jamaika?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Iguana Jamaika antara lain Durrell Wildlife Conservation Trust; International Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission; Association of Zoos & Aquariums — SAFE Program.