№ 60 dari 100
Burung Trulek Benggala
Houbaropsis bengalensis
Burung tikukur yang melompat hitam-putih di atas rumput saat memikat — rumah dataran banjirnya lenyap menjadi sawah.
- Sebaran
- KambojaIndiaNepal
- Kawasan
- Asia
- Habitat
- Padang rumput yang tergenang musiman di lembah Tonle Sap dan Brahmaputra
Kisahnya
Sebagian besar burung trulek Benggala di dunia memamerkan diri di atas padang rumput sekitar danau Tonle Sap di Kamboja, lanskap yang berubah oleh sawah industri. Cagar padang rumput yang dilindungi dan skema padi ramah burung membayar para petani untuk mempertahankan mosaik dataran banjir yang dibutuhkan tarian burung trulek.
Apa yang membunuh mereka
- Konversi padang rumput menjadi sawah musim kemarau
- Perubahan siklus banjir akibat bendungan
- Perburuan
Siapa yang memperjuangkan mereka
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Burung Trulek Benggala yang tersisa di dunia?
Sekitar ~600–800. Burung Trulek Benggala (Houbaropsis bengalensis) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Burung Trulek Benggala hidup?
Burung Trulek Benggala ditemukan di Kamboja, India, Nepal (Asia). Habitatnya: Padang rumput yang tergenang musiman di lembah Tonle Sap dan Brahmaputra.
Mengapa Burung Trulek Benggala terancam punah?
Ancaman utama bagi Burung Trulek Benggala adalah: Konversi padang rumput menjadi sawah musim kemarau; Perubahan siklus banjir akibat bendungan; Perburuan.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Burung Trulek Benggala?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Burung Trulek Benggala antara lain Wildlife Conservation Society; BirdLife International.