Tamaraw

№ 58 dari 100

KritisMamalia · Sapi liar

Tamaraw

Bubalus mindorensis

Kerbau kerdil yang hanya ditemukan di Pulau Mindoro — dulu 10.000 ekor berkeliaran; sampar dan senapan menyisakan beberapa ratus.

Perkiraan tersisa ~600 Pulih
Sebaran
Filipina
Kawasan
Asia
Habitat
Mosaik padang rumput-hutan Pegunungan Iglit-Baco, Pulau Mindoro

Kisahnya

Tamaraw adalah hewan darat endemik terbesar Filipina, kerbau yang ringkas dengan tanduk berbentuk V. Patroli bersama antara penjaga hutan dan masyarakat adat Tau-Buid melindungi padang rumput inti mereka, di mana penghitungan tahunan terus meningkat melampaui 600 ekor.

Apa yang membunuh mereka

  • Perburuan dan penyakit di masa lalu
  • Hilangnya habitat akibat pertanian
  • Terkurung di sebagian kecil wilayah jelajah lamanya

Siapa yang memperjuangkan mereka

Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.

Jawaban singkat

Berapa banyak Tamaraw yang tersisa di dunia?

Sekitar ~600. Tamaraw (Bubalus mindorensis) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya pulih. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.

Di mana Tamaraw hidup?

Tamaraw ditemukan di Filipina (Asia). Habitatnya: Mosaik padang rumput-hutan Pegunungan Iglit-Baco, Pulau Mindoro.

Mengapa Tamaraw terancam punah?

Ancaman utama bagi Tamaraw adalah: Perburuan dan penyakit di masa lalu; Hilangnya habitat akibat pertanian; Terkurung di sebagian kecil wilayah jelajah lamanya.

Siapa yang berupaya menyelamatkan Tamaraw?

Organisasi yang bekerja dalam konservasi Tamaraw antara lain Re:wild — Global Wildlife Conservation; International Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission; World Wide Fund for Nature.