№ 76 dari 100
Albatros Tristan
Diomedea dabbenena
Di salah satu pulau paling terpencil di Bumi, tikus yang diperkenalkan memangsa anak albatros hidup-hidup di dalam sarangnya.
- Sebaran
- Britania Raya (Tristan da Cunha)
- Kawasan
- Samudra Global
- Habitat
- Berkembang biak hampir hanya di Pulau Gough; mencari makan di seluruh Atlantik Selatan
Kisahnya
Hampir setiap albatros Tristan menetas di Pulau Gough, tempat tikus rumah biasa — yang tumbuh luar biasa besar — melahap anak burung laut di malam hari. Upaya pemberantasan pada tahun 2021 nyaris gagal, dan perencanaan untuk serangan kedua terus berlanjut sementara langkah pengurangan tangkapan sampingan melindungi individu dewasa di laut.
Apa yang membunuh mereka
- Tikus rumah invasif yang memangsa anak burung hidup-hidup
- Tangkapan sampingan perikanan rawai
- Satu-satunya pulau tempat berkembang biak
Siapa yang memperjuangkan mereka
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Albatros Tristan yang tersisa di dunia?
Sekitar ~5.000 (~1.700 pasang). Albatros Tristan (Diomedea dabbenena) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Albatros Tristan hidup?
Albatros Tristan ditemukan di Britania Raya (Tristan da Cunha) (Samudra Global). Habitatnya: Berkembang biak hampir hanya di Pulau Gough; mencari makan di seluruh Atlantik Selatan.
Mengapa Albatros Tristan terancam punah?
Ancaman utama bagi Albatros Tristan adalah: Tikus rumah invasif yang memangsa anak burung hidup-hidup; Tangkapan sampingan perikanan rawai; Satu-satunya pulau tempat berkembang biak.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Albatros Tristan?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Albatros Tristan antara lain BirdLife International; Re:wild — Global Wildlife Conservation.