Orangutan Tapanuli

№ 64 dari 100

KritisMamalia · Kera besar

Orangutan Tapanuli

Pongo tapanuliensis

Dideskripsikan pada 2017 sebagai kera besar baru pertama dalam 90 tahun, mereka langsung menjadi kera besar paling terancam punah di Bumi.

Perkiraan tersisa ~800 Menurun
Sebaran
Indonesia
Kawasan
Asia
Habitat
Hutan pegunungan Batang Toru, Sumatra Utara — wilayah jelajah lebih kecil dari kota London

Kisahnya

Orangutan Tapanuli hanya hidup di hutan Batang Toru, di mana sebuah bendungan pembangkit listrik tenaga air mengancam koridor yang menghubungkan tiga subpopulasi mereka. Para ilmuwan dan LSM terus menentang proyek tersebut sementara perjanjian hutan masyarakat memperkuat tepian kerajaan pegunungan mungil mereka.

Apa yang membunuh mereka

  • Bendungan pembangkit listrik tenaga air di habitat inti
  • Penambangan emas dan pertanian
  • Wilayah jelajah terbelah menjadi tiga fragmen

Siapa yang memperjuangkan mereka

Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.

Jawaban singkat

Berapa banyak Orangutan Tapanuli yang tersisa di dunia?

Sekitar ~800. Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.

Di mana Orangutan Tapanuli hidup?

Orangutan Tapanuli ditemukan di Indonesia (Asia). Habitatnya: Hutan pegunungan Batang Toru, Sumatra Utara — wilayah jelajah lebih kecil dari kota London.

Mengapa Orangutan Tapanuli terancam punah?

Ancaman utama bagi Orangutan Tapanuli adalah: Bendungan pembangkit listrik tenaga air di habitat inti; Penambangan emas dan pertanian; Wilayah jelajah terbelah menjadi tiga fragmen.

Siapa yang berupaya menyelamatkan Orangutan Tapanuli?

Organisasi yang bekerja dalam konservasi Orangutan Tapanuli antara lain Re:wild — Global Wildlife Conservation; World Wide Fund for Nature; International Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission.