№ 16 dari 100
Owa hainan
Nomascus hainanus
Primata paling langka di dunia menyanyikan duet fajar di satu petak hutan di sebuah pulau Tiongkok.
- Sebaran
- Tiongkok
- Kawasan
- Asia
- Habitat
- Beberapa kilometer persegi hutan hujan pegunungan di Bawangling, Pulau Hainan
Kisahnya
Berkurang hingga kurang dari sepuluh individu pada tahun 1970-an, owa hainan telah berjuang keras kembali menjadi sekitar 42 ekor dalam lima kelompok keluarga. Para penjaga hutan memantau setiap owa melalui nyanyiannya, dan jembatan tali kanopi yang dibangun setelah tanah longsor menyambungkan kembali hutan yang dilewati para owa.
Apa yang membunuh mereka
- Penebangan dan perburuan di masa lalu
- Populasi tunggal yang sangat kecil
- Kerusakan koridor hutan akibat topan
Siapa yang memperjuangkan mereka
Kadoorie FarmKadoorie Farm & Botanic Garden
Fauna & FloraFauna & Flora International
ZSL EDGEZoological Society of London — EDGE of Existence
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Owa hainan yang tersisa di dunia?
Sekitar ~42. Owa hainan (Nomascus hainanus) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya pulih. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Owa hainan hidup?
Owa hainan ditemukan di Tiongkok (Asia). Habitatnya: Beberapa kilometer persegi hutan hujan pegunungan di Bawangling, Pulau Hainan.
Mengapa Owa hainan terancam punah?
Ancaman utama bagi Owa hainan adalah: Penebangan dan perburuan di masa lalu; Populasi tunggal yang sangat kecil; Kerusakan koridor hutan akibat topan.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Owa hainan?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Owa hainan antara lain Kadoorie Farm & Botanic Garden; Fauna & Flora International; Zoological Society of London — EDGE of Existence.