Burung Gandang India

№ 30 dari 100

KritisBurung · Burung bustar

Burung Gandang India

Ardeotis nigriceps

Salah satu burung terbang terberat di Bumi, dijatuhkan oleh kabel-kabel listrik yang membentang melintasi padang rumput gurun terakhir mereka.

Perkiraan tersisa ~150 Menurun
Sebaran
IndiaPakistan
Kawasan
Asia
Habitat
Padang rumput dan semak belukar semi-gersang, terutama Gurun Thar di Rajasthan

Kisahnya

Setinggi satu meter, burung gandang India memiliki penglihatan depan yang buruk dan menabrak kabel yang tak sempat mereka lihat. Sekitar 150 ekor masih tersisa, sebagian besar di Rajasthan, tempat pengadilan telah memerintahkan penanaman kabel di bawah tanah, dan sebuah pusat penangkaran di Jaisalmer menetaskan anak-anak pertamanya untuk calon kawanan yang akan dilepasliarkan.

Apa yang membunuh mereka

  • Tabrakan dengan kabel listrik
  • Hilangnya padang rumput akibat pertanian dan taman surya
  • Berkembang biak lambat — satu telur per tahun

Siapa yang memperjuangkan mereka

Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.

Jawaban singkat

Berapa banyak Burung Gandang India yang tersisa di dunia?

Sekitar ~150. Burung Gandang India (Ardeotis nigriceps) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.

Di mana Burung Gandang India hidup?

Burung Gandang India ditemukan di India, Pakistan (Asia). Habitatnya: Padang rumput dan semak belukar semi-gersang, terutama Gurun Thar di Rajasthan.

Mengapa Burung Gandang India terancam punah?

Ancaman utama bagi Burung Gandang India adalah: Tabrakan dengan kabel listrik; Hilangnya padang rumput akibat pertanian dan taman surya; Berkembang biak lambat — satu telur per tahun.

Siapa yang berupaya menyelamatkan Burung Gandang India?

Organisasi yang bekerja dalam konservasi Burung Gandang India antara lain BirdLife International; World Wide Fund for Nature; International Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission.