Marmot Pulau Vancouver

№ 43 dari 100

KritisMamalia · Hewan pengerat

Marmot Pulau Vancouver

Marmota vancouverensis

Mamalia paling terancam punah di Kanada — marmot alpine berwarna cokelat tua yang ditemukan di satu pulau — anjlok menjadi 30 ekor pada tahun 2003.

Perkiraan tersisa ~300 di alam liar Pulih
Sebaran
Kanada
Kawasan
Amerika Utara
Habitat
Padang rumput sub-alpine di Pulau Vancouver, British Columbia

Kisahnya

Jalan-jalan penebangan menyalurkan predator ke padang rumput tinggi tempat marmot-marmot yang ramah ini bersiul dari atas bongkahan batu. Sebuah program penangkaran yang melibatkan kebun-kebun binatang Kanada telah melepasliarkan ratusan anak, mendorong populasi liar dari 30 menjadi sekitar 300 ekor di seluruh koloni pegunungannya.

Apa yang membunuh mereka

  • Pemangsaan oleh puma, serigala, dan elang
  • Penebangan habis yang mengubah ekologi padang rumput
  • Dampak populasi yang teramat kecil

Siapa yang memperjuangkan mereka

Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.

Jawaban singkat

Berapa banyak Marmot Pulau Vancouver yang tersisa di dunia?

Sekitar ~300 di alam liar. Marmot Pulau Vancouver (Marmota vancouverensis) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya pulih. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.

Di mana Marmot Pulau Vancouver hidup?

Marmot Pulau Vancouver ditemukan di Kanada (Amerika Utara). Habitatnya: Padang rumput sub-alpine di Pulau Vancouver, British Columbia.

Mengapa Marmot Pulau Vancouver terancam punah?

Ancaman utama bagi Marmot Pulau Vancouver adalah: Pemangsaan oleh puma, serigala, dan elang; Penebangan habis yang mengubah ekologi padang rumput; Dampak populasi yang teramat kecil.

Siapa yang berupaya menyelamatkan Marmot Pulau Vancouver?

Organisasi yang bekerja dalam konservasi Marmot Pulau Vancouver antara lain International Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission; Association of Zoos & Aquariums — SAFE Program; Wildlife Conservation Society.