№ 51 dari 100
Serigala Ethiopia
Canis simensis
Karnivora paling terancam punah di Afrika — serigala dataran tinggi berwarna cokelat kemerahan yang berburu tikus mondok raksasa sendirian di atas awan.
- Sebaran
- Etiopia
- Kawasan
- Afrika
- Habitat
- Padang rumput Afro-alpine di atas ketinggian 3.000 m di dataran tinggi Ethiopia
Kisahnya
Serigala Ethiopia hanya hidup di segelintir 'pulau langit' alpine, di mana satu wabah rabies dari anjing desa dapat memusnahkan sepertiga populasi dalam hitungan bulan. Kampanye vaksinasi — termasuk umpan oral untuk serigala itu sendiri — telah menjadi penyelamat bagi kelangsungan spesies ini.
Apa yang membunuh mereka
- Rabies dan distemper dari anjing peliharaan
- Hilangnya habitat alpine akibat pertanian
- Populasi terisolasi yang sangat kecil
Siapa yang memperjuangkan mereka
IUCN Red ListInternational Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission
Re:wildRe:wild — Global Wildlife Conservation
African ParksAfrican Parks Network
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Serigala Ethiopia yang tersisa di dunia?
Sekitar ~500. Serigala Ethiopia (Canis simensis) terdaftar sebagai Genting dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Serigala Ethiopia hidup?
Serigala Ethiopia ditemukan di Etiopia (Afrika). Habitatnya: Padang rumput Afro-alpine di atas ketinggian 3.000 m di dataran tinggi Ethiopia.
Mengapa Serigala Ethiopia terancam punah?
Ancaman utama bagi Serigala Ethiopia adalah: Rabies dan distemper dari anjing peliharaan; Hilangnya habitat alpine akibat pertanian; Populasi terisolasi yang sangat kecil.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Serigala Ethiopia?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Serigala Ethiopia antara lain International Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission; Re:wild — Global Wildlife Conservation; African Parks Network.