№ 85 dari 100
Ikan Sturgeon Tiongkok
Acipenser sinensis
Raksasa berusia 140 juta tahun yang dahulu berenang 3.000 km ke hulu Sungai Yangtze untuk memijah — bendungan memutus perjalanannya, dan pemijahan alami telah berhenti.
- Sebaran
- Tiongkok
- Kawasan
- Asia
- Habitat
- Sungai Yangtze dan laut sekitarnya; secara historis bermigrasi 3.000 km ke hulu untuk memijah
Kisahnya
Ikan sturgeon Tiongkok hidup lebih lama daripada dinosaurus tetapi tidak melewati pembendungan Sungai Yangtze. Tanpa reproduksi alami yang terkonfirmasi sejak 2017, spesies ini bertahan melalui pelepasan besar-besaran dari penetasan — lebih dari sejuta benih di beberapa tahun — dan larangan menangkap ikan di seluruh sungai, sementara para ilmuwan berupaya merekayasa lahan pemijahan baru.
Apa yang membunuh mereka
- Bendungan Gezhouba dan Tiga Ngarai yang menghalangi jalur pemijahan
- Tabrakan kapal
- Pencemaran
- Penangkapan berlebihan di masa lalu
Siapa yang memperjuangkan mereka
IUCN Red ListInternational Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission
WWFWorld Wide Fund for Nature
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Ikan Sturgeon Tiongkok yang tersisa di dunia?
Sekitar Tidak diketahui — tidak ada pemijahan alami sejak 2017. Ikan Sturgeon Tiongkok (Acipenser sinensis) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Ikan Sturgeon Tiongkok hidup?
Ikan Sturgeon Tiongkok ditemukan di Tiongkok (Asia). Habitatnya: Sungai Yangtze dan laut sekitarnya; secara historis bermigrasi 3.000 km ke hulu untuk memijah.
Mengapa Ikan Sturgeon Tiongkok terancam punah?
Ancaman utama bagi Ikan Sturgeon Tiongkok adalah: Bendungan Gezhouba dan Tiga Ngarai yang menghalangi jalur pemijahan; Tabrakan kapal; Pencemaran; Penangkapan berlebihan di masa lalu.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Ikan Sturgeon Tiongkok?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Ikan Sturgeon Tiongkok antara lain International Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission; World Wide Fund for Nature.