№ 96 dari 100
Trenggiling Tiongkok
Manis pentadactyla
Insinyur penggali liang yang terowongan terbengkalainya menaungi puluhan spesies lain — dikosongkan dari hutannya oleh permintaan tak henti akan sisiknya.
- Sebaran
- TiongkokTaiwanVietnamNepalIndiaMyanmar
- Kawasan
- Asia
- Habitat
- Liang di hutan dan padang rumput subtropis dari Himalaya hingga Tiongkok selatan
Kisahnya
Trenggiling Tiongkok menggali liang dalam yang berinsulasi, yang diwarisi oleh seluruh komunitas hewan. Puluhan tahun pemanenan membuatnya punah secara fungsional di sebagian besar Tiongkok, meskipun Taiwan menawarkan kisah berbeda: dengan perlindungan kuat, ia menjadi rumah bagi populasi trenggiling terpadat di dunia.
Apa yang membunuh mereka
- Perburuan liar untuk sisik dan daging
- Permintaan dari obat tradisional
- Fragmentasi habitat
- Reproduksi lambat — satu anak per tahun
Siapa yang memperjuangkan mereka
TRAFFICTRAFFIC — Wildlife Trade Monitoring Network
WCSWildlife Conservation Society
IUCN Red ListInternational Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Trenggiling Tiongkok yang tersisa di dunia?
Sekitar Tidak diketahui — punah secara fungsional di sebagian besar Tiongkok. Trenggiling Tiongkok (Manis pentadactyla) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Trenggiling Tiongkok hidup?
Trenggiling Tiongkok ditemukan di Tiongkok, Taiwan, Vietnam, Nepal, India, Myanmar (Asia). Habitatnya: Liang di hutan dan padang rumput subtropis dari Himalaya hingga Tiongkok selatan.
Mengapa Trenggiling Tiongkok terancam punah?
Ancaman utama bagi Trenggiling Tiongkok adalah: Perburuan liar untuk sisik dan daging; Permintaan dari obat tradisional; Fragmentasi habitat; Reproduksi lambat — satu anak per tahun.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Trenggiling Tiongkok?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Trenggiling Tiongkok antara lain TRAFFIC — Wildlife Trade Monitoring Network; Wildlife Conservation Society; International Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission.