№ 95 dari 100
Trenggiling Sunda
Manis javanica
Makhluk yang membela diri dengan menggulung menjadi bola berlapis baja — sempurna melawan harimau, tak berguna melawan pemburu yang tinggal memungutnya.
- Sebaran
- IndonesiaMalaysiaThailandVietnamMyanmarKambojaLaos
- Kawasan
- Asia
- Habitat
- Hutan hujan dataran rendah, perkebunan, dan kebun di Asia Tenggara
Kisahnya
Trenggiling adalah mamalia liar yang paling banyak diperdagangkan di Bumi, sisiknya — yang hanyalah keratin, seperti kuku — digerus menjadi obat tradisional. Penyitaan sisik trenggiling Sunda mencapai puluhan ton; pusat penyelamatan di Vietnam melepaskan penyintas yang telah direhabilitasi dan dipasangi penanda pelacak ke hutan yang dijaga.
Apa yang membunuh mereka
- Mamalia paling banyak diperdagangkan di dunia — sisik dan daging
- Jaringan penyelundupan terorganisir
- Hilangnya habitat
- Pagar listrik dan jerat
Siapa yang memperjuangkan mereka
TRAFFICTRAFFIC — Wildlife Trade Monitoring Network
WWFWorld Wide Fund for Nature
Re:wildRe:wild — Global Wildlife Conservation
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Trenggiling Sunda yang tersisa di dunia?
Sekitar Tidak diketahui — menurun >80% dalam 21 tahun. Trenggiling Sunda (Manis javanica) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Trenggiling Sunda hidup?
Trenggiling Sunda ditemukan di Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, Kamboja, Laos (Asia). Habitatnya: Hutan hujan dataran rendah, perkebunan, dan kebun di Asia Tenggara.
Mengapa Trenggiling Sunda terancam punah?
Ancaman utama bagi Trenggiling Sunda adalah: Mamalia paling banyak diperdagangkan di dunia — sisik dan daging; Jaringan penyelundupan terorganisir; Hilangnya habitat; Pagar listrik dan jerat.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Trenggiling Sunda?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Trenggiling Sunda antara lain TRAFFIC — Wildlife Trade Monitoring Network; World Wide Fund for Nature; Re:wild — Global Wildlife Conservation.