№ 67 dari 100
Kungkang Kerdil Berjari Tiga
Bradypus pygmaeus
Kungkang terkecil di dunia berenang di antara bakau di satu pulau Karibia kecil — dan tidak ada di tempat lain mana pun.
- Sebaran
- Panama
- Kawasan
- Amerika Tengah
- Habitat
- Tepi hutan bakau merah di Pulau Escudo de Veraguas, 17 km dari pesisir Panama
Kisahnya
Terdampar di Pulau Escudo selama 9.000 tahun, kungkang kerdil menyusut menjadi separuh berat sepupunya di daratan utama. Nasib mereka bergantung pada beberapa kilometer persegi bakau, yang kini menjadi fokus perjanjian perlindungan dengan masyarakat Ngäbe setempat yang menjaga pulau itu.
Apa yang membunuh mereka
- Penebangan bakau
- Wilayah jelajah satu pulau yang sangat kecil
- Tekanan dari nelayan dan pariwisata
Siapa yang memperjuangkan mereka
ZSL EDGEZoological Society of London — EDGE of Existence
Re:wildRe:wild — Global Wildlife Conservation
Conservation InternationalConservation International
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Kungkang Kerdil Berjari Tiga yang tersisa di dunia?
Sekitar ~500–1.500. Kungkang Kerdil Berjari Tiga (Bradypus pygmaeus) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Kungkang Kerdil Berjari Tiga hidup?
Kungkang Kerdil Berjari Tiga ditemukan di Panama (Amerika Tengah). Habitatnya: Tepi hutan bakau merah di Pulau Escudo de Veraguas, 17 km dari pesisir Panama.
Mengapa Kungkang Kerdil Berjari Tiga terancam punah?
Ancaman utama bagi Kungkang Kerdil Berjari Tiga adalah: Penebangan bakau; Wilayah jelajah satu pulau yang sangat kecil; Tekanan dari nelayan dan pariwisata.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Kungkang Kerdil Berjari Tiga?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Kungkang Kerdil Berjari Tiga antara lain Zoological Society of London — EDGE of Existence; Re:wild — Global Wildlife Conservation; Conservation International.