№ 27 dari 100
Buaya Filipina
Crocodylus mindorensis
Buaya air tawar yang kecil dan pemalu, tidak ditemukan di mana pun selain Filipina — dan salah satu buaya terlangka yang masih hidup.
- Sebaran
- Filipina
- Kawasan
- Asia
- Habitat
- Sungai air tawar, anak sungai, dan rawa-rawa di Luzon dan Mindanao
Kisahnya
Berbeda dengan buaya muara yang berbahaya, buaya Filipina adalah pemakan ikan yang bersahaja dan jarang melebihi panjang tiga meter. Suaka-suaka komunitas di Luzon utara membayar petani padi agar mau berbagi lahan basah dengan buaya, dan anak-anak buaya yang dibesarkan di penangkaran dilepasliarkan setiap tahun ke anak-anak sungai yang dijaga.
Apa yang membunuh mereka
- Alih fungsi habitat menjadi sawah
- Penangkapan ikan dengan dinamit
- Perburuan dan keterjeratan
- Populasi yang terpecah-pecah
Siapa yang memperjuangkan mereka
Turtle Survival AllianceTurtle Survival Alliance
IUCN Red ListInternational Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission
WCSWildlife Conservation Society
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Buaya Filipina yang tersisa di dunia?
Sekitar ~100–150 dewasa. Buaya Filipina (Crocodylus mindorensis) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya menurun. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Buaya Filipina hidup?
Buaya Filipina ditemukan di Filipina (Asia). Habitatnya: Sungai air tawar, anak sungai, dan rawa-rawa di Luzon dan Mindanao.
Mengapa Buaya Filipina terancam punah?
Ancaman utama bagi Buaya Filipina adalah: Alih fungsi habitat menjadi sawah; Penangkapan ikan dengan dinamit; Perburuan dan keterjeratan; Populasi yang terpecah-pecah.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Buaya Filipina?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Buaya Filipina antara lain Turtle Survival Alliance; International Union for Conservation of Nature — Species Survival Commission; Wildlife Conservation Society.