Biuku Sungai Utara

№ 41 dari 100

KritisReptil · Kura-kura sungai

Biuku Sungai Utara

Batagur baska

Penyu muara terbesar Asia dimakan hingga ke ambang kepunahan; pusat-pusat penangkaran di Sundarbans membangunnya kembali telur demi telur.

Perkiraan tersisa Beberapa ratus, sebagian besar hasil pembesaran Pulih
Sebaran
BangladeshIndia
Kawasan
Asia
Habitat
Sungai pasang surut dan kanal mangrove di delta Sundarbans

Kisahnya

Dahulu dipanen sepenuh perahu untuk pesta-pesta di Bengal kolonial, biuku sungai utara nyaris lenyap dari alam liar. Penetasan konservasi di Bangladesh dan India kini memelihara koloni penangkaran, dan betina-betina bertanda satelit yang dilepasliarkan ke Sundarbans sedang memetakan sungai-sungai yang akan dibutuhkan spesies ini untuk kembali.

Apa yang membunuh mereka

  • Pemanenan telur selama berabad-abad
  • Tangkapan sampingan perikanan
  • Penambangan pasir di pantai bertelur
  • Naiknya permukaan laut

Siapa yang memperjuangkan mereka

Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.

Jawaban singkat

Berapa banyak Biuku Sungai Utara yang tersisa di dunia?

Sekitar Beberapa ratus, sebagian besar hasil pembesaran. Biuku Sungai Utara (Batagur baska) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya pulih. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.

Di mana Biuku Sungai Utara hidup?

Biuku Sungai Utara ditemukan di Bangladesh, India (Asia). Habitatnya: Sungai pasang surut dan kanal mangrove di delta Sundarbans.

Mengapa Biuku Sungai Utara terancam punah?

Ancaman utama bagi Biuku Sungai Utara adalah: Pemanenan telur selama berabad-abad; Tangkapan sampingan perikanan; Penambangan pasir di pantai bertelur; Naiknya permukaan laut.

Siapa yang berupaya menyelamatkan Biuku Sungai Utara?

Organisasi yang bekerja dalam konservasi Biuku Sungai Utara antara lain Turtle Survival Alliance; Wildlife Conservation Society.