№ 05 dari 100
Kura-kura atap Burma
Batagur trivittata
Ditemukan kembali pada tahun 2002 setelah diduga punah, kura-kura sungai ini bertahan sebagai segelintir betina liar dan koloni penyelamatan yang berkembang pesat.
- Sebaran
- Myanmar
- Kawasan
- Asia
- Habitat
- Sungai-sungai bertepi pasir yang besar — kini hanya di hulu Sungai Chindwin
Kisahnya
Wajah hijau menyeringai dari kura-kura atap Burma jantan telah menjadi simbol kesempatan kedua. Dari lima atau enam betina liar yang ditemukan bersarang di Sungai Chindwin, sebuah program awalan pertumbuhan telah membangun bahtera penangkaran berisi hampir seribu kura-kura, dengan yang muda kini dilepasliarkan kembali ke sungai.
Apa yang membunuh mereka
- Pengambilan telur
- Tangkapan sampingan perikanan dan pengerukan emas
- Pembangunan bendungan
- Populasi liar yang sangat kecil
Siapa yang memperjuangkan mereka
Logo adalah milik organisasi masing-masing dan tertaut ke situs resmi mereka.
Jawaban singkat
Berapa banyak Kura-kura atap Burma yang tersisa di dunia?
Sekitar ~6 betina di alam liar · ~1.000 dalam penangkaran. Kura-kura atap Burma (Batagur trivittata) terdaftar sebagai Kritis dalam Daftar Merah IUCN, dan tren populasinya pulih. Angka-angka ini adalah estimasi yang dihimpun dari Daftar Merah IUCN dan organisasi konservasi.
Di mana Kura-kura atap Burma hidup?
Kura-kura atap Burma ditemukan di Myanmar (Asia). Habitatnya: Sungai-sungai bertepi pasir yang besar — kini hanya di hulu Sungai Chindwin.
Mengapa Kura-kura atap Burma terancam punah?
Ancaman utama bagi Kura-kura atap Burma adalah: Pengambilan telur; Tangkapan sampingan perikanan dan pengerukan emas; Pembangunan bendungan; Populasi liar yang sangat kecil.
Siapa yang berupaya menyelamatkan Kura-kura atap Burma?
Organisasi yang bekerja dalam konservasi Kura-kura atap Burma antara lain Turtle Survival Alliance; Wildlife Conservation Society.